Ketulian nonsindromik autosomal resesif 35
autosomal recessive nonsyndromic deafness 35Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran (berat). Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen ESRRB.
10.048 profil bersumber. Halaman 388 dari 838: Ketulian nonsindromik autosomal resesif 35 hingga Ketulian nonsindromik autosomal resesif 7.
Cari atau saring profil →Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran (berat). Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen ESRRB.
Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen ESPN. Kelainan ini termasuk kelompok ketulian nonsindromik autosomal resesif.
Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen MYO6. Kelainan ini termasuk kelompok ketulian nonsindromik autosomal resesif.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen HGF.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen MARVELD2.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen COL11A2.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen DFNB59.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen TMIE.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran sensorineural (sedang hingga berat). Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen SLC26A5.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen LRTOMT.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen LHFPL5.
Gambaran klinis dapat mencakup gangguan pendengaran. Dasar molekulernya adalah mutasi pada gen TMC1.