Neovaskularisasi
NeovascularizationNeovaskularisasi merupakan pembentukan pembuluh darah baru. Saat beban tumor bertambah, sel endotel vaskular direkrut untuk membentuk pembuluh baru guna memenuhi peningkatan kebutuhan darah dan nutrisi.
10.048 profil bersumber. Halaman 525 dari 838: Neovaskularisasi hingga Nephrotic syndrome tipe 8.
Cari atau saring profil →Neovaskularisasi merupakan pembentukan pembuluh darah baru. Saat beban tumor bertambah, sel endotel vaskular direkrut untuk membentuk pembuluh baru guna memenuhi peningkatan kebutuhan darah dan nutrisi.
Agen yang disebut sebagai dasar infeksi adalah Orthohantavirus puumalaense. Lokasi yang disebut dalam definisi adalah ginjal. Manifestasi yang dicantumkan meliputi sakit kepala, mual, nyeri punggung, muntah, mialgia, nyeri perut.
Nephrotic syndrome tipe 1 merupakan sindrom nefrotik familial. Gambaran klinisnya mencakup proteinuria, yaitu protein dalam urine. Dasar molekuler penyakit ini berkaitan dengan mutasi homozigot atau heterozigot majemuk pada gen NPHS1. Gen tersebut terletak pada kromosom 19q13.
Nephrotic syndrome tipe 10 merupakan sindrom nefrotik familial. Dasar molekuler penyakit ini berkaitan dengan mutasi homozigot atau heterozigot majemuk pada gen EMP2. Gen tersebut terletak pada kromosom 16p13.
Nephrotic syndrome tipe 11 merupakan sindrom nefrotik familial. Dasar molekuler penyakit ini berkaitan dengan mutasi homozigot atau heterozigot majemuk pada gen NUP107. Gen tersebut terletak pada kromosom 12q15.
Nephrotic syndrome tipe 12 merupakan sindrom nefrotik familial. Gambaran klinisnya mencakup gagal ginjal. Dasar molekuler penyakit ini berkaitan dengan mutasi homozigot atau heterozigot majemuk pada gen NUP93. Gen tersebut terletak pada kromosom 16q13.
Nephrotic syndrome tipe 13 merupakan sindrom nefrotik familial. Gambaran klinisnya mencakup glomerulosklerosis. Dasar molekuler penyakit ini berkaitan dengan mutasi homozigot pada gen NUP205. Gen tersebut terletak pada kromosom 7q33.
Nephrotic syndrome tipe 2 merupakan sindrom nefrotik familial. Gambaran klinisnya mencakup proteinuria, yaitu protein dalam urine. Dasar molekuler penyakit ini berkaitan dengan mutasi homozigot atau heterozigot majemuk pada gen NPHS2. Gen tersebut terletak pada kromosom 1q25-q31.
Nephrotic syndrome tipe 3 merupakan sindrom nefrotik familial. Dasar molekuler penyakit ini berkaitan dengan mutasi homozigot atau heterozigot majemuk pada gen PLCE1. Gen tersebut terletak pada kromosom 10q23.
Nephrotic syndrome tipe 5 merupakan sindrom nefrotik familial. Gambaran klinisnya mencakup gagal ginjal. Dasar molekuler penyakit ini berkaitan dengan mutasi homozigot atau heterozigot majemuk pada gen LAMB2. Gen tersebut terletak pada kromosom 3p.
Nephrotic syndrome tipe 7 merupakan sindrom nefrotik familial. Gambaran klinisnya mencakup proteinuria, yaitu protein dalam urine. Dasar molekuler penyakit ini berkaitan dengan mutasi homozigot atau heterozigot majemuk pada gen DGKE. Gen tersebut terletak pada kromosom 17q22.
Nephrotic syndrome tipe 8 merupakan sindrom nefrotik familial. Dasar molekuler penyakit ini berkaitan dengan mutasi homozigot atau heterozigot majemuk pada gen ARHGDIA. Gen tersebut terletak pada kromosom 17q25.